Minggu, 13 Mei 2012

Hg Pada Krim Pemutih Wajah



Merkuri atau air raksa (Hg) merupakan golongan logam berat dengan nomor atom 80 dan berat atom 200,6. Merkuri merupakan unsur yang sangat jarang dalam kerak bumi, dan relatif terkonsentrasi pada beberapa daerah vulkanik dan endapan-endapan mineral biji dari logam-logam berat.
Unsur merkuri yang ada di kosmetik akan diserap melalui kulit, kemudian akan dialirkan melalui darah keseluruh tubuh dan merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal yang berakibat terjadinya GAGAL GINJAL. (bisa menyebabkan kematian). Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum pada labelnya) dapat menimbulkan keracunan bila digunakan untuk waktu lama.
ü  Nama kimia hydragyrum (Hg)
            Logam ini dihasilkan oleh biji sinabar (HgS=Sinabar Ore) dgn kandungan unsur mercuri 0,1 – 4%
ü  Sifat yang dimiliki oleh logam mercuri antara lain :
·       Berujud cair
·       Merupakan logam yang paling mudah menguap dibanding logam lain
·       Logam yang paling baik untuk mengantar daya listrik
·       Dapat melarutkan bermacam-macam logam kecuali besi,nikel dan kadmium,kobalt,platinum
·       Merupakan unsur yang sangat beracun bagi semua mahluk hidup baik dalam bentuk tunggal (logam) maupun senyawanya
ü  Penggunaan logam mercuri
·         Dipakai dalam industri alat kedokteran, x ray tube, tensimeter, dsb
·         Dalam pembuatan alat listrik seperti balon lampu, klep, baterai, aki
·         Dalam pertanian digunakan sebagai fungisida (membunuh jamur pada bibit) misal, metil merkuri asetat (CH3-Hg-COOH), etil merkuri klorida (C2H5-Hg-Cl) dan senyawa metil merkuri disianodiamida dan senyawa metil merkuri disianodinamika (CH3-Hg-NH-CNHNHCN).
·         Jalur masuk melalui kulit biasa terjadi karena kecelakaan dari pecahnya alat yang mengandung air raksa
·         Merkuri diabsorbsi melalui pernapasan (80%) didalam alveoli
a.  Bahan aktif  krim pemutih.
Bahan aktif dalam kebanyakan sediaan pemutih modern adalah garam merkuri, bahan paling sering digunakan dari jenis ini merkuri kloroamida  (merkuri amida klorida, HgNH2Cl2), merkuri klorida (sublimate, HgCl2), merkurous klorida (kalomel, Hg2Cl2).  Semua senyawa ini kecuali Hg2Cl2 yang tidak dapat larut dalam air, lemak dan pelarut organic dan dicampur kedalam krim dalam bentuk dispersi halus.
b.  Cara kerja krim pemutih
Efek garam merkuri tergantung pada inhibasi enzim tirikinaase yang bertanggung jawab pada tahap pertama oksidasi tirosin menjadi melanin sehingga tahap awal dari reaksi berantai yang menuju pembentukan melanin tidak terjadi dan kulit mencerah atau lebih putih.Melanin yang ada tidak dapat dihancurkan tetapi pembentukan pigmen dicegah. Seabagai tambahan , sublimat mempunyai efek pengelupasan karena melepaskab HCl pada lapisan kulit yang paling atas yang menyerang korneum.
·         Efek Negatif dari Logam Merkuri
  1. Bila termakan , zat ini akan menyebabkan kejang perut dan diare berdarah dengan ulkus korosif, pendarahan dan nekrosis pada saluran cerna dan kerusakan pada ginjal.
  2. Pemakaian merkuri menjadikan kulit mulus, namun kemudian mengendap dibawah kulit . setelah bertahun-tahun akan biru kehitaman bahkan dapat memicu timbulnya kanker.
ü  Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan sistem saraf, seperti tremor, insomnia, kepikunan, gangguan penglihatan, gerakan tangan abnormal (ataxia), gangguan emosi, selain depresi.
v  Dampak dari Merkuri apabila terkonsumsi tubuh dan kulit :
o    Dapat memperlambat pertumbuhan janin
o    Mengakibatkan keguguran (Kematian janin dan Mandul)
o    Flek hitam pada kulit akan memucat (seakan pudar) dan bila pemakaian dihentikan, flek itu dapat / akan timbul lagi & bertambah parah (melebar).
o    Efek Rebound yaitu memberikan respon berlawanan (kulit akan menjadi gelap/kusam saat pemakaian bedak dihentikan).
o    Bagi Wajah yang tadinya bersih lambat laun akan timbul flek yang sangat parah (lebar).
o    Dapat mengakibatkan kanker kulit.
v  Pemakaian kosmetik yang mengandung merkuri  akan menibulkan iritasi kulit seperti merah-merah, hiperpigmentasi pada kulit yakni bintik-bintik hitam, penipisan kulit yang jika terjadi terus-menerus akan mengakibatkan perubahan warna kulit atau malah bisa terbakar terkena paparan sinar matahari. Jangka panjangnya dapat menimbulkan penyakit kanker kulit.

0 komentar:

Poskan Komentar