Senin, 12 September 2011

Fibrinolisis

Fibrinogen hanya terdapat dalam plasma. Setelah terjadio pembekuan, serum seharusnya tidak mengandung sisa fibrinogen. Untuk mengukur fibrinogen plasma perlu ditentukan satu dari beberapa perkiraan. Metode yang klasik berdasarkan atas perkiraan bahwa penambahan trombin plasma akan merubah semua fibrinogen yang ada dalam plasma menjadi fibrin. Yang sebenarnya diukur adalah jumlah protein yang ada dalam bekuan; kadar fibrinogen diekstrapolasi dari nilai ini. Metode imunologi didasarkan atas perkiraan bahwa setiap komponen plasma yang breaksi dengan antibodi terhadap fibrinogen adalah benar-benar fibrinogen. Kadar fibrinogen plasma ditetapkan dengan membandingkan reaktivitas plasma kerhadap kurve yang dibuat dengan kadar fibrinogen yang diketahui. Test presipitasi panas dilakukan atas dasar perkiraan bahwa semua zat yang mengendap dengan teknik ini adalah benar fibrinogen.

Kelainan fibrinogen
Ada bermacam-macam kelainan fibrinogen. Kadang-kadang dijumpai penderita dengan kelainan fibribogen kongenital ; penderita ini menunjukkan kadar fibrinogen yang rendah dengan semua jenis test. Defisiensi fibrinogen yang didapat biasanya merupakan suatu kompleks kelainan berupa defibrinasi, DIC dan fibrinolisis. Plasma hanya sedikit atau tidak mengandung fibrinogen yang dapat membeku, tetapi kadang-kadang pada test presipitasi masih terdapat material yang mengendap atau material yang bereaksi pada test imunologik. Diketahui ada disfibrinogenemia yang kongenital dan didapat yang mengadung molekul-molekul yang menyerupai fibrinogen dalam plasma, tetapi plasma itu tidak dapat membeku, atau dapat membeku tetapi terlambat, atau menunjukkan pembekuan yang aneh. Sifat fisikokimiawi dan reaktivitas imunologik molekul ini berbeda-beda sesuai dengan jenis penyakit.

Penafsiran
Karena serum normal tidak mengandung fibrinogen maupun FDP, maka tidak ada zat yang dapat bereaksi dengan antifibrinogen. Pada penderita dengan perdarahan yang luas dan aktivitas hemostasis yang tinggi, sejumlah kecil FDP mungkin ada dalam sirkulasi, cukup untuk bereaksi dengan reagens anti fibrinogen. Kadar FDP yang sangat tinggi dijumpai bila sisitem fibrinolisis sangat aktif atau bila ada DIC. Penderita kelainan ini menunjukkan pembekuan darah yang abnormal bahkan darah mungkin tidak dapat membeku sama sekali. Kalaupun terjadi pembekuan, fibrinogen dan FDP dapat dijumpai dalam serum dengan kadar tinggi.

0 komentar:

Poskan Komentar